Cubic Fiber Filter (CFF) / Sistem Pengolahan Air

Cubic Fiber Filter (CFF) / Sistem Pengolahan Air
Filtrasi media serat memiliki efisiensi tinggi, filtrasi cepat, operasi tekanan rendah, ringan, dan desain compact. Sistem ini meminimalkan konsumsi energi dan merupakan solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan pada Air industri, Air minum & air bersih, Air pertanian, Berbagai aplikasi pengolahan air.
◎ Karakteristik Cubic Fiber Filter (CFF)
- Arah Filtrasi: Aliran ke atas
- Berat Media Filter: 70 kg/㎥
- Efisiensi (㎛, %): 10 ㎛, 90%
- Kecepatan Filtrasi (㎥/㎡/jam): 70
- Metode Pencucian: Pencucian agitasi (pengadukan)
-Tekanan Operasi: 0,1 ~ 2 kg/㎠
- Ukuran Unit (kapasitas 100㎥/jam): Ø 1500
- Berat Unit (kapasitas 100㎥/jam): 2,5 Ton
◎Fitur Media Pasir (Sebagai Referensi)
- Arah Filtrasi: Aliran ke bawah (Down Flow)
- Berat Media Filter: 2.300 kg/㎥
- Efisiensi (㎛, %): 20 ㎛, 70%
- Kecepatan Filtrasi (㎥/㎡/jam): 15
- Metode Pencucian: pencucian balik dengan air
- Tekanan Operasi: 3 ~ 7 kg/㎠
- Ukuran Unit (kapasitas 100㎥/jam): Ø 3000
- Berat Unit (kapasitas 100㎥/jam): 21 Ton
⇒ Kecepatan Aliran Filtrasi & Ukuran Perangkat
Kecepatan Filtrasi dari filter serat mampu mencapai performa penyaringan yang tinggi, dengan kecepatan maksimum hingga 70m/jam. Perangkat ini dapat dibuat lebih ringan dan kompak, sehingga bisa diterapkan pada berbagai system pengolahan air sebagai perangkat yang ramah lingkungan .
⇒ Standar Acuan Kecepatan Filtrasi dari Berbagai Jenis :
- Filter Pasir (Tipe tekanan) : 120 - 240 m/hari
- Filter Pasir (Tipe unggun bergerak) : 120 - 360 m/hari
- Filter Serat Kubik (CFF) : 1.000 - 1.700 m/hari
⇒Proses Pencucian Otomatis
Setelah proses filtrasi, partikel dalam media filter terakumulasi. Ketika kondisi mencapai jenuh dan tekanan di dalam alat mencapai 1.2 bar atau setelah waktu yang ditentukan (biasanya 12 jam), proses pencucian otomatis akan dimulai.
Proses pencucian terdiri dari tahapan pengadukan, pembuangan, pembilasan, dan berlangsung selama total sekitar 15 menit. Setelah itu, filtrasi kembali dilakukan secara berulang, sehingga menghasilkan efisiensi pembersihan yang sangat baik serta meminimalkan penggunaan air pencucian, menjadikannya sebagai sistem filtrasi yang ramah lingkungan.